Invominder Blog Coba gratis
  1. Beranda
  2. Blog
  3. Panduan

Aplikasi Invoice untuk UMKM: 9 Hal yang Perlu Dicek

Cara memilih aplikasi invoice untuk UMKM: 9 hal yang perlu dicek, dari pengingat WhatsApp dan QRIS sampai harga, plus kapan spreadsheet masih cukup.

Vincent4 menit baca
Daftar periksa sembilan hal untuk memilih aplikasi invoice

Jawaban singkat

Pilih aplikasi invoice untuk UMKM dengan memeriksa sembilan hal: kemudahan membuat invoice, pengiriman lewat WhatsApp, pengingat otomatis, metode pembayaran (QRIS dan transfer), pencocokan pembayaran, laporan piutang, kebutuhan pajak, batas paket, dan harga total. Kalau kamu hanya menerbitkan beberapa invoice per bulan, spreadsheet masih cukup. Aplikasi mulai berguna saat penagihan menyita waktu.

Ada puluhan aplikasi invoice untuk UMKM di Indonesia, dari yang gratis dan sederhana sampai paket akuntansi lengkap. Fitur yang tampak mirip di halaman depan sering berbeda jauh saat dipakai setiap hari.

Panduan ini memberi daftar periksa untuk membandingkannya berdasarkan kebutuhan usahamu, bukan berdasarkan siapa yang paling banyak iklannya.

Dulu: apakah kamu butuh aplikasi sama sekali

Jangan langsung mencari aplikasi. Spreadsheet dan template PDF sudah cukup jika:

  • Kamu menerbitkan kurang dari sekitar 10 invoice per bulan.
  • Hampir semua pelanggan membayar tepat waktu.
  • Kamu tidak keberatan mengetik pesan penagihan sendiri.

Aplikasi mulai terasa gunanya saat kamu mengalami salah satu ini: lupa menagih, tagihan tercecer di banyak chat, sulit tahu siapa yang sudah bayar, atau waktu mingguanmu habis untuk urusan administrasi.

9 hal yang perlu dicek

1. Seberapa cepat membuat dan mengirim invoice

Coba buat satu invoice dari awal sampai terkirim. Kalau butuh lebih dari beberapa menit, alurnya akan terasa berat setelah minggu pertama. Periksa juga apakah pelanggan, produk, dan harga bisa disimpan untuk dipakai ulang.

2. Pengiriman lewat WhatsApp

Untuk pelanggan di Indonesia, WhatsApp biasanya saluran yang paling cepat dibaca. Periksa apakah aplikasi mengirim invoice langsung lewat WhatsApp, dari nomor siapa, dan apakah itu memakai kuota atau biaya tambahan.

3. Pengingat otomatis

Pengingat adalah fitur yang paling menentukan apakah tagihan dibayar tepat waktu. Tanyakan: kapan pengingat dikirim, bisa diatur jadwalnya atau tidak, apakah berhenti sendiri saat invoice lunas, dan apakah hanya dikirim ke pelanggan yang sudah memberi izin. Detail jadwalnya dibahas di pengingat pembayaran otomatis WhatsApp.

4. Metode pembayaran

Pelanggan lebih cepat membayar jika caranya mudah. Periksa apakah ada tautan bayar, QRIS, transfer bank, atau dompet digital, dan ke mana uangnya masuk: langsung ke rekeningmu atau lewat rekening perantara dulu. Perbedaan cara menerima dibahas di menerima pembayaran lewat QRIS dan transfer.

5. Pencocokan pembayaran

Siapa yang mencatat bahwa invoice sudah dibayar: kamu atau sistem? Pembayaran yang terkonfirmasi otomatis menghemat banyak waktu. Jika harus dicek manual, pastikan prosesnya tidak merepotkan.

6. Laporan piutang

Cari tampilan yang menunjukkan tagihan belum dibayar, yang sudah lewat jatuh tempo, dan berapa lama. Dari situ kamu bisa menghitung piutang dan DSO tanpa membongkar spreadsheet.

7. Kebutuhan pajak

Kalau usahamu perlu faktur pajak, bukti potong, atau format khusus untuk pelanggan korporasi, pastikan aplikasinya mendukungnya. Jangan berasumsi. Pelajari dulu perbedaan invoice, kuitansi, dan faktur pajak, lalu tanyakan langsung ke penyedia.

8. Batas paket

Batas yang paling sering mengejutkan: jumlah invoice per bulan, jumlah pesan WhatsApp, jumlah pengguna, dan jumlah pelanggan. Hitung kebutuhan bulan tersibukmu, bukan rata-ratanya.

9. Harga total, bukan harga paket

Hitung biaya yang sebenarnya: harga langganan, biaya per pesan, biaya transaksi pembayaran, dan biaya tambahan untuk fitur yang kamu butuhkan. Periksa juga apakah harga bisa naik saat perpanjangan dan seberapa jauh sebelumnya pemberitahuannya.

Tabel perbandingan cepat

Gunakan tabel ini sebagai lembar catatan saat mencoba dua atau tiga aplikasi:

Yang dicek Aplikasi A Aplikasi B Aplikasi C
Waktu membuat satu invoice
Kirim lewat WhatsApp
Pengingat otomatis dan jadwalnya
Tautan bayar, QRIS, transfer
Konfirmasi pembayaran otomatis
Laporan piutang
Dukungan pajak yang kamu perlukan
Batas invoice dan pesan
Total biaya per bulan

Beri nilai berdasarkan pengalaman mencoba, bukan dari halaman penjualan. Hampir semua aplikasi punya paket gratis atau trial.

Di mana Invominder cocok

Invominder fokus pada satu hal: membuat invoice dibayar tepat waktu. Invoice dikirim lewat WhatsApp dengan tautan pembayaran, pengingat berjalan pada H-3, H, H+3, dan H+7 untuk pelanggan yang sudah memberi izin, dan uang masuk ke rekening atau akun Midtrans milikmu. QRIS statis atau rekening usaha juga bisa dipakai dengan konfirmasi manual.

Ada paket Gratis (5 invoice per 30 hari, pengiriman manual) dan trial untuk mencoba pengingat otomatis. Jika kebutuhanmu terutama pembukuan akuntansi lengkap, bandingkan juga dengan aplikasi akuntansi dan periksa apakah fitur penagihannya sudah cukup untukmu.

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Apakah ada aplikasi invoice gratis untuk UMKM?

Ada. Banyak penyedia menawarkan paket gratis dengan batas jumlah invoice atau fitur. Periksa batasnya dengan teliti, terutama untuk pengingat otomatis dan pengiriman WhatsApp yang sering hanya ada di paket berbayar.

Apakah perlu aplikasi akuntansi, atau cukup aplikasi invoice?

Aplikasi invoice mengurus penagihan, sedangkan aplikasi akuntansi mengurus pembukuan, laporan keuangan, dan pajak. Jika kamu sudah punya pembukuan sendiri atau akuntan, aplikasi invoice yang fokus pada penagihan sering cukup. Jika belum, pertimbangkan yang mencakup keduanya.

Berapa lama sebaiknya mencoba aplikasi sebelum memutuskan?

Satu siklus penagihan penuh: dari membuat invoice, mengirim, menerima pengingat, sampai pembayaran tercatat. Biasanya dua sampai empat minggu cukup untuk melihat apakah alurnya pas.

Bagaimana kalau pelanggan tidak mau memakai tautan pembayaran?

Pilih aplikasi yang tetap mengizinkan transfer manual atau QRIS dan mencatat konfirmasinya. Tidak semua pelanggan nyaman dengan tautan, terutama pelanggan yang lebih tua atau korporasi dengan prosedur sendiri.